Sign up with your email address to be the first to know about new products, VIP offers, blog features & more.

Belajar bicara : 18months old milestones

By Posted on 0 No tags 0
Ayala si cerewet! Tiba-tiba aja di minggu ke2 umur 18bulan ayala jadi super bawel. Bisa bilang 2 kata, bahkan pernah keceplosan satu kalimat! Dan doyan menggumamkan nada, atau bernyanyi satu dua kata! Lucu ya, semakin hari saya berasa punya manusia mini, bukan sekedar bayi lagi. Dia bahkan udah bisa nyebut namanya sendiri kalau ditanya. “AYAYA!” gitu katanya. hihihi, padahal biasanya ngaku-ngaku dia itu “ade”.
Sebenernya selama ini kami ngajarin ayala berkomunikasi dengan berbagai bahasa. Walau katanya beberapa bahasa jangan dicampur-campur dalam satu kalimat, tapi susah juga prakteknya. Hihi. Trus ayala juga kan masih terbatas pelafalannya, jadi kami pikir apa salahnya mancampur beberapa bahasa, yang penting tujuan utamanya kami bisa berkomunikasi lebih lancar. Biar sama-sama enak, yang penting sama-sama ngerti. Jadi anaknya nggak frustasi buat nyampein maksudnya, saya juga lebih mudah mengerti.
Kata2 seperti ‘apa’ bisa punya beberapa makna buat ayala. Bisa jadi (jer)apah, atau memang apa(?)
Atau juga ‘papa’ artinya papa, tapi ‘papapap’ artinya lagu (terinspirasi dr lagu crayon pop) atau ‘papap’ (ipad, gadget, atau hp) tempat menyetel ‘papapap’
Yang paling sering campur-campur sebenarnya soal warna. Dia bisa bilang blue, tet (red),jin (green) yewow (yellow), o-o-o-nyen (orange), abu, dan ungu. Saya bebasin aja yang penting kalau dia udah bisa ngomongnya, saya jadi gampang ngajarin konsepnya. Sejauh ini dia udah familiar banget sama warna2 tersebut, terutama blue, red, orange dan abu.
Soal nama-nama binatang juga begitu. Kebanyakan dia tau bagaimana suaranya, dari mulai rawrrr, wupwup (sunda pisan, padahal woof woof), baa baa, moo moo, uu uuu uu uu (owl), pawooo (gajah), ngeong ngeong, dan neigh neigh.
Binatang yang bisa dia sebut nama baru buwung, umba mba, upupu, tetel. Tebaaak, apa coba artinya?
Lucu kalau dia sambung 2 kata, suka pakai nada yang gemesin. Kayak “papa dadaaaah”,”mau nenen”, atau nyanyi teletubbies “laaalaaa, pooo”.
Berhitung juga udah mau, dalam bahasa indo maupun inggris. Kadang dia cuma mampu sebut beberapa,atau ujungnya doang,tp dia paham urutannya. Paling jago ngomong “dua”. Jadi apa-apa sekarang maunya dua XD. Bisa blg dua, ampueaaa (empat, mungkin menjelma jd orang padang tiba-tiba),(li)ma, (e)nam,(tu)juh, (dela)pan, (sembi)lan, (sepu)luh.Atau kalau bahas inggris baru bisa sebut one, two, three,six,eight, ten. Biasanya saya ajak ngitung pas naik turun tangga – kedoyanan dia banget ini, bikin pegel saya. Tapi alhamdulillah yaaa, pegel sambil belajar. Hihihi…
Sebenernya kalau saya triknya selain ngajarin pakai media mainan, video, dll, juga kalau dia ngga sengaja keceplosan kata baru yang mirip2 sama suatu kata yang beneran, saya langsung exicted. Jadi dia ikut senang dan merasa bangga bisa berbicara. Kaya kemarin itu dia bisa bilang “ayaya”, saya langsung heboh, “IYAAA! BENEEER! Ini AYALA! ade namanya Ayala”, trus di ulang-ulang, dan ditanya, “ade namanya siapa” plus divideoin. Karena anaknya narsis jadi yaaa, doyan liat video sendiri. Tiap liat video dia inget dia udah bisa ngomong itu. Sekarang kalau ada yang tanya namanya siapa, dia bisa dengan PD jawab “AYAYA!”
Ayala juga mulai seneng nyanyi. Dari sekedar ikut-ikutan menggumamkan nada “hmm hmm hmmm laaa laaa laa” sampai “laa laa poo”, nyanyi pakai bahasa isyarat yang beda-beda tiap lagu, sampai lagu favoritnya kalau di mobil. “I see something blue” sambil nunjuk warnanya dan bilang “blueeee” dengan bernada 😀

 

(Visited 6 times, 1 visits today)

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *